Skip to Content

Bagian 1 · Kenalan dengan aplikasi Barcode

Aplikasi Barcode adalah alat kerja utama tim. Setiap barang yang masuk dan keluar gudang dicatat lewat scan, bukan tulis tangan.

Kenapa harus scan?

Tanpa scanDengan scan
Barang dicatat di kertas, bisa salah tulis atau hilangBarang tercatat otomatis begitu barcode dipindai
Stok di sistem berbeda dengan stok di rakStok di sistem ikut bergerak setiap kali kamu Validate
Salah ambil barang baru ketahuan setelah barang sampai di penerimaKalau barang yang dipindai salah, aplikasi langsung memberi tahu

Layar menu Barcode

Saat aplikasi Barcode dibuka, kamu melihat daftar berwarna seperti ini. Setiap baris adalah satu jenis pekerjaan. Angka di sebelah kanan adalah jumlah dokumen yang sedang menunggu dikerjakan.

Menu aplikasi Barcode: Receipts dan Delivery Orders

Dua menu utama tim: Receipts (merah) dan Delivery Orders (kuning).

MenuArtinyaDipakai tim?
ReceiptsPenerimaan barang dari supplierYa, utama
Delivery OrdersPengiriman barang keluar gudangYa, utama
Internal TransfersMemindahkan barang antar lokasi di dalam gudangKalau diminta Supervisor
ManufacturingPekerjaan produksiTidak
PackagingPekerjaan kemasTidak
POS OrdersBarang yang keluar karena penjualan kasirTidak

Bagian 2 · Receipts (Penerimaan Barang)

Barang dari supplier datang. Sebelum menyentuh scanner, cek dulu barangnya dan dokumennya.

Empat langkah Receipts

Empat langkah Receipts: Persiapan, Input Data, Scanning, Selesai.

Langkah 1 · Persiapan

  1. Cek dokumen. Bandingkan invoice / surat jalan dari supplier dengan PO (Purchase Order). Nama barang dan jumlahnya harus sama.
  2. Cek fisik. Pastikan barang tidak rusak dan tidak expired.

Langkah 2 · Input Data

  1. Buka aplikasi Barcode, lalu ketuk Receipts.
  2. Muncul daftar penerimaan yang menunggu. Setiap baris berisi nomor dokumen, nama supplier, tanggal, dan status Ready.
  3. Pilih PO yang sesuai dengan barang yang datang. Kamu juga bisa scan nomor dokumen untuk langsung membukanya.
  4. Verifikasi: pastikan nama supplier di layar sama dengan supplier yang mengantar.

Daftar Receipts dengan status Ready

Daftar Receipts. Cocokkan nama supplier sebelum membuka.

Dokumen sudah terbuka. Sekarang hitung barangnya dengan scanner, lalu catat sebagai stok masuk.

Langkah 3 · Scanning

  1. Scan barcode setiap barang yang kamu terima.
  2. Setiap scan menambah angka di layar. Contoh: 0/30 berarti baru 0 dari 30 yang tercatat.
  3. Terus scan sampai angkanya cocok dengan jumlah fisik, misalnya 30/30.

Layar scanning dengan hitungan 0/30

Angka kiri = sudah discan. Angka kanan = jumlah di PO.

Yang kamu lihatArtinya
0/30Baru 0 dari 30 yang tercatat. Lanjut scan.
30/30Jumlah cocok dengan PO. Siap Validate.
Angka kiri lebih kecil dan barang sudah habis discanBarang yang datang kurang dari PO. Jangan Validate, lapor Supervisor.
Angka kiri lebih besar dari angka kananBarang yang datang lebih dari PO. Jangan Validate, lapor Supervisor.

Langkah 4 · Selesai

  1. Validasi. Kalau semua angka sudah cocok dengan fisik, ketuk Validate. Stok masuk tercatat di sistem.
  2. Putaway. Simpan barang ke lokasi sesuai aturan: berdasarkan jenis dan suhu barang (kering, chiller, freezer). Lokasi tujuan tertera di aplikasi.

Bagian 3 · Delivery Orders (Pengiriman Barang)

Ada pesanan barang yang harus dikirim. Tugasmu: ambil barang yang benar dari lokasi yang benar, dengan jumlah yang benar.

Empat langkah Delivery Orders

Empat langkah Delivery Orders: Cek Pesanan, Ambil & Scan, Konfirmasi, Label & Kirim.

Langkah 1 · Cek Pesanan

  1. Buka aplikasi Barcode, lalu ketuk Delivery Orders.
  2. Lihat daftar pesanan. Di kiri atas setiap baris ada nomor dokumen, dan di bawahnya nama pemesan atau penerima.
  3. Ketuk pesanan yang akan kamu siapkan.

Daftar Delivery Orders

Daftar Delivery Orders dengan status Ready.

Langkah 2 · Ambil & Scan

  1. Ketuk nama produk. Lihat bagian Quantity in stock: di situ tertulis lokasi rak barangnya, misalnya WH/Stock/Ready/Retail01/A.
  2. Pergi ke lokasi itu dan ambil barangnya.
  3. Scan barcode setiap barang sampai jumlahnya sesuai pesanan.
  4. Kalau jumlahnya keliru, betulkan dengan tombol -1 atau +1. Tombol 0 mengosongkan hitungan.

Detail produk dengan lokasi stok

Detail produk: jumlah, tombol 0 / -1 / +1, dan lokasi stok.

Bagian layarFungsinya
Angka jumlahBerapa yang sudah kamu ambil dan scan
0 / -1 / +1Mengosongkan, mengurangi, atau menambah satu
Source LocationLokasi asal barang yang dicatat
Quantity in stockLokasi rak dan sisa stok di sana. Ambil dari lokasi ini.

Semua barang sudah diambil dan discan. Sekarang konfirmasi dan siapkan untuk dikirim.

Langkah 3 · Konfirmasi

  1. Periksa lagi daftar barang. Setiap baris harus sudah lengkap sesuai pesanan.
  2. Kalau semua sudah benar, ketuk Validate.

Tombol Add Product dan Validate

Tombol Validate di bagian bawah layar.

Langkah 4 · Label & Kirim

  1. Tempel label di barang atau box: nama penerima dan nomor dokumen.
  2. Pindahkan barang ke area pengiriman.

Bagian 4 · Aturan penting

Ringkasan aturan penting. Hafalkan ini sebelum mulai praktik.

Lakukan dan Hindari

LakukanHindari
Ikuti putaway rules. Simpan barang berdasarkan jenis dan suhu, di lokasi yang ditentukan sistem.Jangan asal Validate. Kalau jumlah fisik dan di layar berbeda, jangan klik Validate. Lapor Supervisor.
Selalu tempel label pada barang keluar, supaya tidak salah kirim.Jangan terima barang rusak. Tolak barang yang tidak memenuhi standar saat pengecekan awal.

Kalau ada masalah

SituasinyaYang kamu lakukan
Jumlah fisik berbeda dengan angka di layarJangan Validate. Lapor Supervisor.
Barang datang rusak atau expiredTolak saat pengecekan awal. Lapor Supervisor.
PO atau pesanan tidak ada di daftarJangan buat dokumen baru sendiri. Tanya Supervisor.
Barang di lokasi yang tertera ternyata kosongJangan ambil dari rak lain diam-diam. Lapor Supervisor.
Barcode tidak bisa dipindaiLapor Supervisor. Jangan tebak produknya.

Scan. Validasi. Selesai.

Rating
0 0

There are no comments for now.